Menghitung Tarif Listrik PLN Untuk Rumah Tangga

Tarif Listrik PLN Untuk Rumah Tangga – Sekarang ini, listrik merupakan hal yang vital bagi kehidupan sehari-hari. Tanpa listrik mungkin kita akan mengalami banyak kendala dalam melakukan aktivitas sehari-hari, baik aktivitas yang berhubungan dengan pekerjaan maupun hiburan.

Setiap rumah pasti membutuhkan daya listrik. Beban listrik setiap rumah pun berbeda-beda tergantung dari tingkat intensitas pemakaian alat-alat elektronik masing-masing.

Advertisements

Hal yang kita jarang ketahui adalah sebenarnya kita dapat mengira-ngira tagihan listrik kita masing-masing. Di artikel ini kita akan membahas tentang cara menghitung perkiraan tarif listrik PLN untuk rumah tangga kita.

Memiliki Perhitungan Sendiri

Salah satu biaya pengeluaran rumah tangga yang pasti dikeluarkan tiap bulannya adalah biaya penggunaan listrik. Bagi beberapa rumah tangga, terkadang biaya listrik bisa sangat membengkak tanpa disadari. Namun sebenarnya kita dapat mengira-ngira total biaya listrik yang kita gunakan.

Bagi para pengguna listrik pascabayar dan prabayar, mengetahui cara menghitung total penggunaan listrik sehari-hari kita pasti sangat bermanfaat. Ini karena kita dapat mengatur penggunaan listrik di rumah kita.

Nantinya, kita juga dapat berhemat dalam menggunakan daya listrik. Berikut adalah cara untuk menghitung tarif listrik PLN untuk rumah tangga:

Menghitung Tarif Listrik PLN Untuk Rumah Tangga

  • Mengetahui Golongan Tarif Listrik Yang Kita Pakai

Langkah pertama dalam menghitung tarif listrik sendiri adalah dengan mengetahui golongan tarif listrik yang kita pakai.

Golongan tarif dasar listrik dibagai menjadi beberapa golongan: 900 VA, 1.300 VA, 2.200 VA, 3.300 VA. 4.400 VA, 5.500 VA dan 6.600 VA ke atas.

Advertisements

Sudah ada wacana untuk menyederhanakan tarif-tarif tersebut namun memang belum ada keputusan resmi dari pemerintah. Golongan 900 VA dikenakan Rp. 1.352 per kwh. Sedangkan golongan 1.300 VA ke atas dikenakan Rp. 1.467,28 per kwh.

  • Cek Peralatan dan Perabotan Rumah Yang Memakai Listrik

Setelah mengetahui golongan tarif listrik kita, langkah selanjutnya adalah mendata perabotan dan peralatan yang memakai daya listrik yang ada di rumah kita. Datalah secara lengkap, mulai dari lampu-lampu hingga setrika.

Mulailah berhitung estimasi konsumsi tarif listrik. Contoh saja, jika kita punya 7 lampu dengan daya 30 watt. Lampu tersebut menyala setiap pukul 18.00 hingga 06.00 atau dengan kata lain menyala selama 12 jam.

Maka total dari penggunaan 7 lampu tersebut dalam satu hari adalah 7 x 30 watt x 12 jam = 2.520 watt. Datalah setiap perabotan atau peralatan berlistrik lainnya dengan menggunakan perhitungan di atas.

  • Kalkulasi Akhir

Setelah mengetahui estimasi konsumsi listrik rumah kita. Kemudian jumlahkanlah barang-barang yang kalian data. Contoh suatu rumah menghasilkan 17.390 watt.

Konversikan satuan watt ke dalam kwh. Berarti 17.390 watt ; 1000 = 17,39 kwh. Setelah itu, tinggal kalikan dengan tarif dasar listrik golongan rumah kita. Jika per kwh adalah Rp. 1.467,26 maka perhitungannya: 17,39 kwh x Rp 1.467,26 = Rp. 25.525,65.

Menghitung Tarif Listrik PLN Untuk Rumah Tangga

Kemudian kalikan 30 untuk mengetahui total biaya dalam sebulan. Hasilnya adalah Rp. 765.469,5. Itulah total biaya listrik yang kita habiskan dalam satu bulan. Berikut adalah cara untuk menghitung tarif listrik PLN untuk rumah tangga dalam satu bulan. Semoga bermanfaat.

Bagikan

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *