Cara Menghitung Tagihan Listrik Berdasarkan Stand Meter

Cara Menghitung Tagihan Listrik Berdasarkan Stand Meter – Pada artikel kali ini akan membahas tentang menghitung tagihan listrik. Pada saat ini seiring berkembangnya zaman membuat pengetahuan dan teknologi menjadi maju juga.

Banyak hal kini dapat dilakukan dengan lebih mudah karena adanya kreativitas dari beberapa orang. Perubahan keadaan dari zaman menuju zaman juga semakin berbeda dan semakin lebih maju.

Advertisements

Seperti pada zaman dahulu sebelum ada listrik, masyarakat mengandalkan lilin atau bahkan lampu minyak sekalipun sebagai sumber penerangan di malam hari.

Cara Menghitung Tagihan Listrik Berdasarkan Stand Meter

Berbeda dengan sekarang, pada masa ini masyarakat sudah dapat mengakses listrik dengan baik. Listrik menjadi sumber kehidupan di malam hari.

Selain sebagai penerangan, listrik juga dapat digunakan sebagai penunjang segala macam kegiatan keseharian. Seperti memasak nasi menggunakan listrik, menyetrika pakaian, dan lain sebagainya.

Manfaat Menghitung Biaya Tagihan Listrik Bulanan Berdasarkan Stand Meter

Penggunaan listrik pada saat ini sudah menyeluruh hingga ke perdesaan, tidak ada satu pun rumah yang tidak memiliki jaringan listrik untuk penunjang kegiatannya.

Sebagai pengguna listrik Anda harus bisa menghitung tagihan listrik rumah Anda, agar dapat mengestimasi biaya yang harus dibayar dalam setiap bulannya. Untuk menghitung biaya tagihan listrik dapat menggunakan konsep lama dan konsep baru.

Advertisements

Tetapi pada saat ini akan dijelaskan cara menghitung biaya tagihan listrik dengan menggunakan konsep lama dengan tujuan agar mudah dipahami.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menghitung biaya abonemen. Biaya abonemen adalah biaya yang harus ditanggung semua pengguna listrik pasca bayar. Biaya abonemen pada setiap pengguna listrik akan berbeda, yaitu tergantung dari daya yang dipakai.

Penggunaan listrik secara terus menerus atau bahkan tidak digunakan sekalipun akan tetap dikenakan biaya abonemen ini. Untuk menghitung nilai abonemen adalah daya pakai dibagi 1000 lalu dikali dengan tarif listrik per kVa.

Sebagai contoh jika di dalam rumah Anda daya yang dipakai sebesar 1000 VA. Tarif listrik yang ditetapkan per Kwh sebesar Rp1467.28. maka nilai abonemennya adalah (1000VA/1000) dikali dengan 30.000.

Setelah dijelaskan langkah dalam menghitung biaya tagihan listrik rumah, maka Anda harus tahu manfaat yang bisa didapatkan dengan kebiasaan menghitung biaya listrik bulanan.

  • Dapat mengestimasi pengeluaran setiap bulan

Jika Anda telah menguasai cara dalam penghitungan tagihan pada listrik di rumah, maka Anda akan dapat mengestimasi biaya yang akan dikeluarkan untuk membayar listrik rumah.

Hal ini dapat menguntungkan karena dengan adanya estimasi pengeluaran untuk membayar listrik, maka keuangan yang ada akan lebih terstruktur.

  • Dapat sebagai pengendalian pengeluaran setiap bulan

Manfaat kedua yang didapatkan jika Anda dapat memahami cara dalam menghitung biaya listrik, maka Anda akan dapat mengendalikan biaya listrik setiap bulan. Atau dengan artian lain dapat dijadikan evaluasi untuk mengemat penggunaan listrik sesuai dengan kebutuhannya.

Demikian artikel seputar cara menghitung tagihan listrik. Untuk Anda sebagai pengguna listrik yang baik, disarankan untuk memahaminya agar mendapatkan hal yang bermanfaat bagi keadaan keuangan bulanan Anda. Semoga artikel ini dapat menambah informasi bagi Anda.

Bagikan

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *